Showing posts with label Judi Online. Show all posts
Showing posts with label Judi Online. Show all posts

Thursday, August 17, 2017

Masalah Kulit Ini Bikin Susah Tidur, Tingkatkan Risiko Penyakit Dalam dan Depresi

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Masalah kulit dengan ciri kulit bersisik tebal, ruam merah, dan menyakitkan merupakan ciri penyakit psoriasis. Tidak seperti masalah kulit pada umumnya, kondisi yang biasanya diderita berkepanjangan ini bisa menurunkan kualitas hidup pengidapnya.

Psoriasis adalah penyakit genetik yang akan muncul pada kulit. Namun, secara umum penyakit ini juga mempengaruhi internal tubuh, kata dr Danang Tri Wahyudi, Sp.KK(K) dari Rumah Sakit Dharmais.

"Psoriasis adalah penyakit yang bisa mempengaruhi kualitas kesehatan pasien. Tidak hanya di kulit, tapi juga bisa ke pembuluh darah dan meningkatkan penyakit internal, seperti kardio, diabetes, sindrom metabolik, hipertensi," terangnya dalam sebuah seminar di Jakarta Selatan, Rabu (16/8/2017).

Dampak lain dari psoriasis yang banyak dialami juga adalah seperti gangguan tidur, gangguan melakukan aktivitas keseharian yang mempengaruhi psikososial, hingga memicu depresi.

"Dampak dari penampakan psoriasis juga kerap membuat orang takut bersentuhan karena dianggap menular atau takut. Banyak yang akhirnya sulit tidur karena selalu memikirkan rasa sakitnya. Secara mental, dampak psoriasis ada di bawah paru kronis dan depresi, makanya enggak sedikit penderitanya mau bunuh diri," ungkapnya.

Psoriasis sendiri bersifat kronis dan dapat dirasakan seumur hidup, tergantung keparahan penyakit. Akan tetapi, dr Danang mengatakan bahwa pasien tidak perlu berkecil hati. Perbaikan gaya hidup dan beragam pilihan pengobatan yang telah tersedia dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

"Pasien psoriasis bisa meningkatkan kualitas hidup mereka dengan menjauhi gaya hidup tak sehat yang bisa menjadi pencetus penyakit ini, seperti merokok dan pola makan tak sehat. Selain itu, kini sudah ada pengobatan biologik yang bisa mengontrol gejala hingga 90 persen dengan menjalani pengobatan rutin," pungkasnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 16, 2017

Buntut Kasus Chat Porno, SMPK Penabur Evaluasi Psikologis Guru

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Pihak SMPK Penabur Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan mengevaluasi psikologis para guru yang mengajar. Hal ini menyusul ditangkapnya seorang guru bahasa Inggris, Tri Sutrisno alias A Ju, yang mengirim chatporno ke muridnya.

"Selanjutnya untuk guru akan dilakukan psikologi tes berkala. Karena masalah ini tidak kasatmata fisik, jadi untuk itu kami lakukan berkala," kata Kepala SMPK Penabur Kelapa Gading, Anthea Calista, di kompleks SMPK Penabur, Jl Boulevard Bukit Gading Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (14/8/2017).

Anthea mengakui ulah A Ju ini membuat kredibilitas dan citra sekolah jadi buruk. Namun dia meminta masyarakat tetap percaya bahwa pihak SMPK Penabur akan melakukan perbaikan.

"Ibarat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga, jadi harapan kami semoga masyarakat lebih bijak melihat hal ini. Penabur punya banyak staf yang lebih baik ketimbang satu oknum ini, sehingga mudah-mudahan kepercayaan masyarakat kepada Penabur tidak runtuh akibat seseorang," ujarnya.

Kasus chat porno ini disikapi serius oleh pihak SMPK Penabur. Tri Sutrisno alias A Ju pun sudah dinonaktifkan dari kegiatan belajar-mengajar setelah ditangkap pihak kepolisian.

"Proses ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan masih dalam tahap penyidikan. Secara prosedural kami sudah melakukan berbagai tahap guna menyelesaikan permasalahan ini dan guru itu sudah dinonaktifkan dari sekolah," kata Deputi Direktur Pelaksana Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Elika Dwi Muwarni di kompleks SMPK Penabur Kelapa Gading.

Tuesday, August 15, 2017

KPAI Pastikan Psikologis Istri dan Anak Korban Pembakaran di Bekasi

foto: bertha/GARASIhealth


Cikarang,GARASIhealth - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat, menyatakan keprihatinannya terhadap keluarga korban pengeroyokan dan pembakaran hingga tewas berinisial MA yang berada di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

“Dalam hal ini KPAI sengaja datang untuk mastikan psikologi anak dan istri korban yang tengah hamil tidak mengalami guncangan,” kata Ketua KPAI, Susanto di Kabupaten Bekasi, Rabu (9/8).

Menurut dia MA meninggalkan Siti Jubaedah (25) yang tengah mengandung tujuh bulan serta Alid Saputra, sang anak pertama yang masih berusia empat tahun.

Dalam hal ini untuk memberikan semangat kepada Siti Jubaedah sekaligus ingin melihat lebih jauh kondisi Alif dan anak yang dikandung.

Ini adalah ikhtiar untuk memastikan anak baik-baik dan berkembang seperti yang diharapkan.

Dalam kasus ini, selain istri yang ditinggalkan, sang anak pun terpaksa menjadi korban, karena kehilangan figur seorang ayah.

“Apalagi, perjalanan anak masih panjang untuk melanjutkan kehidupan dan mengeyam pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan dalam kedatangannya kerumah korban itu, dikarenakan adanya laporan bahwa Alif telah mendapat perlakuan kurang baik dari lingkungan sekitar.

Rekan-rekan bermain telah mengetahui kasus kematian ayahnya hingga akhirnya membully Alif.

Dari laporan tersebut, KPAI akan melakukan pendampingan bagi Alif, terutama pada sisi psikologisnya.

Selain itu, guna memastikan anak korban aman dari cercaan masyarakat maupun lingkungan sekolah.

Untuk itu, KPAI akan membangun komunkasi dan memberikan perspektif kepada lingkungan sekitar agar yang bersangkutan benar-benar mendapatkan perhatian dan atensi khusus agar tidak merasa tersingkirkan.

Lanjut Susanto menjelaskan KPAI akan terus melakukan pendampingan kepada anak korban agar pwekembangannya menjadi lebih baik dan meraih prestasi.

Pasalnya permasalahan seperti ini adalah hal tersulit yang dialami oleh anak-anak. Untuk itu, selain pendampingan juga melakukan komunikasi interaktif agar anak korban tetap bisa berkomunikasi baik dengan lingkungannya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Saturday, August 12, 2017

Makan Sushi Bisa Meringankan Stres?

Jakarta,GARASInews Sushi sudah menjadi salah satu makanan asing yang bisa diterima lidah orang Indonesia. Dan ternyata makanan ini bisa meringankan stres yang melanda Anda.

Bahan-bahan yang ada di dalam sushi seperti ikan, beras, rumput laut dan lainnya mengandung nutrisi yang dapat mengatasi rasa cemas dan stres. Seperti dikutip laman GARASIhealth, Jumat (11/8/2017) rumput laut yang terdapat pada sushi menawarkan magnesium, asam pantotenat dan vitamin B2 (riboflavin).

foto: bertha/GARASIhealth

Ketiga kandungan tersebut memiliki peran untuk bantu memfilter otak dalam membatasi dan mencegah hormon stres yang masuk. Khususnya magnesium yang bersifat anti-inflamasi juga mampu bertindak mencegah otak merespons kecemasan.

Asam pantotenat yang ditawarkan dalam rumput laut juga berkontribusi untuk kelenjar adrenal yang berperan penting dalam mengelola stres. Diketahui, kekurangan asam pantotenat dapat membuat manusia rentan terhadap infeksi, penyakit, kelelahan kronis dan perasaan cemas.

Dengan nutrisi yang ditawarkan tersebut, Anda bisa sepuasnya mengonsumsi sushi untuk meringankan stres dan kecemasan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, August 10, 2017

Cara Jelaskan Perceraian Orangtua pada Anak

foto: bertha/GARASIhealth


Jakarta,GARASIhealth - Perceraian sering kali terasa sangat menyakitkan bagi seorang wanita. Apalagi jika wanita harus menjelaskan kepada anak mengenai perceraian tersebut. Kebanyakan wanita merasa bingung dan takut menyakiti hati anaknya.

Dikutip dari laman GARASIhealth, Rabu (9/8/2017), ada beberapa cara agar dapat menjelaskan kepada anak tentang perceraian Anda dan pasangan.

1. Mempersiapkan waktu

Membicarakan perceraian bisa menjadi hal yang sangat memilukan bagi siapa saja. Pertimbangkan kondisi anak saat Anda hendak memberi tahu kondisi perceraian Anda.
Jika anak Anda masih bersekolah, Jumat malam merupakan waktu terbaik untuk menjelaskan karena anak memiliki waktu dua hari untuk menenangkan diri sebelum masuk sekolah pada hari Senin.

Jangan beri tahu anak tentang perceraian saat liburan dan di hari spesial karena itu akan menjadi trauma dan sulit dilupakan.

2. Beritahu semua anak sekaligus

Duduklah sebagai keluarga dengan anak-anak dan pasangan Anda. Jika ini tidak memungkinkan, beritahukan mereka dalam waktu yang hampir bersamaan.

Jangan rahasiakan sesuatu dari salah satu anak Anda. Pastikan setiap anak mendapatkan penjelasan yang sama mengenai perceraian Anda.

3. Jangan menyalahkan

Setiap anak membutuhkan kedua orangtuanya, jadi lakukanlah hal terbaik agar anak bisa tetap berhubungan dengan ayahnya.

Jangan salahkan pasangan Anda di depan anak. Biarkan anak mengetahui kebenarannya dan menyimpulkannya sendiri.

4. Jelaskan cara agar anak tetap bisa berhubungan dengan kedua orangtuanya

Saat salah satu orangtua pergi dari rumah, beritahu anak dan jelaskan bagaimana agar dia dapat membagi waktu dengan ayah dan ibunya. Hal ini penting agar anak merasa dirinya tetap dapat berkumpul bersama kedua orangtuanya, meski secara terpisah.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 9, 2017

4 Hal Ini yang Dimau Anak Adopsi dari Orangtua Angkatnya

foto: bertha/GARASIhealth


Jakarta,GARASIhealth - Perasaan campur aduk menimpa seseorang yang mengetahui bahwa dia adalah anak adopsi. Baru mengetahui hal itu setelah bertahun-tahun, tentu membuat anak menjadi sedih, bingung, dan marah.

Terkadang, setelah mengetahui kebenaran tersebut, seorang anak cenderung mengalami perubahan sikap di dalam keluarga tersebut.

Untuk itu, penting bagi keluarga yang mengadopsi untuk berusaha agar anak tersebut tidak merasa bahwa dirinya bukan bagian dari keluarga lagi.

Dilansir dari laman GARASIhealth, Rabu (9/8/2017), berikut ini empat hal yang diharapkan oleh anak adopsi untuk diungkapkan kepadanya oleh keluarga angkat.

1. Tetap disayang meskipun bukan keluarga kandung

Mengetahui dirinya anak adopsi, seseorang akan berharap bahwa keluarganya tetap menyayanginya apapun situasinya.

Mengutip laman GARASIhealth, seorang anak adopsi ingin mengetahui apakah dirinya masih disayangi.

2. Ingin dianggap berarti

Setelah kenyataan pahit, seorang anak terkadang ingin pergi dan mencari orangtuanya di luar sana. Untuk itu, buatlah dia merasa bahwa dia merupakan hal penting dari keluarga. Hal ini akan membuat dia merasa dirinya berarti.

3. Keinginan merasa diterima
Saat anak adopsi memiliki kakak dan adik dalam sebuah keluarga, lalu mengetahui dirinya diadopsi sewaktu bayi, dirinya akan berharap bahwa dia masih diterima di keluarga tersebut. Terutama oleh kakak dan adiknya. Penting sebagai orangtua untuk memberikan pengertian kepada anak kandung agar tidak membedakan saudara angkatnya.

4. Merasa dirinya membuat keluarga semakin lengkap

Tak ada salahnya untuk membuat anak adopsi merasa dengan kehadirannya, keluarga Anda terasa semakin lengkap. Hal ini akan membuat dirinya bertahan untuk tetap tinggal bersama Anda.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Berhenti Percaya pada 3 Mitos Stres Ini

foto: bertha/GARASIhealth Jakarta,GARASIhealth - Stres memang tak memandang usia dan jenis kelamin, tapi tak seharusnya Anda percaya...